Dua Jenazah Terbungkus “Bedcover” adalah Pasangan Pengusaha Garmen

Salah satu mayat yag ditemukan di Sungai Klawing, Desa Palumbungan, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017). (KOMPAS.com/Dok Humas Polsek Bobotsari)

JAKARTA, koranmadura.com – Husni Zarkasih (58) dan istrinya, Zakiah Husni (53) yang diduga tewas dibunuh komplotan perampok dikenal sebagai pengusaha garmen.

“Iya suami istri itu pengusaha garmen,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustakim saat dikonfirmasi, Selasa (12/9/2017).

Mustakim menambahkan, korban pada awalnya membuka usahanya di Ciledug, Kota Tangerang.

“Dulu ada di Ciledug sekarang di Pekalongan karena tenaga kerjanya susah jadi pindah ke Pekalongan,” ucap dia.

Mustakim menjelaskan, kondisi ekonomi korban cukup mempuni. Selain memiliki usaha garmen, korban juga mempunyai sejumlah rumah kos.

“Ya lumayanlah, istilahnya dari segi kehidupannya lumayanlah. Anak-anaknya udah pada jadi semua. Anaknya ada empat, Di situ mereka tinggal berdua,” kata Mustakim.

Sebelumnya, dua jenazah terbungkus bedcover atau kain sprei dengan tangan dan kaki terikat ditemukan mengambang di Sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017) pagi.

Setelah diidentifikas jenazah tersebut kemudian diketahui sebagai Husni Zarkasih (58) dan istrinya, Zakiah Husni (53), warga Jalan Pengairan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Saat polisi memeriksa rumah korban, ditemukan bercak darah tertinggal di sana. Selain itu, polisi menemukan sejumlah barang berharga milik korban yang raib.

Polisi masih menyelidiki kasus ini untuk mencari pelaku pembunuhan pasangan suami istri tersebut. (KOMPAS.com)

BACA JUGA  Roket yang Jatuh di Bogor Tak Diakui Kemenhan, Lalu Milik Siapa?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here