Meski Tanpa Sentuhan Pemkab, MCK Bagi Warga Miskin Di Dungkek Segera Dibangun

Warga menurunkan Batu Bata untuk pembangunan MCK Warga Miskin di Dungkek. (madani)

SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah warga miskin di kecamatan Dungkek sebentar lagi akan mendapatkan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) yang akan segera dibangun warga melalui komunitas Sumenep Berbagi.

Warga miskin tersebut diantaranya Kakek Sutaber, Nenek Jutiye, Ibu Alima, Ibu Murtati, mereka merupakan warga Dusun Tengat, Desa Taman Sare, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Meski tak ada bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, komunitas Sumenep Berbagi terus melakukan gerakan untuk menggalang dana bagi para kaum duafa’ dan warga miskin untuk memberikan kelayakan hidup bagi mereka, lebih khusus di kecamatan Dungkek yang dipublikasikan melalui media sosial facebook sejak beberapa minggu lalu.

“Untuk sementara kami fokus di desa Taman Sare, kecamatan Dungkek dulu, nanti setelah ini selesai, baru ke yang lainnya, biar kongkret dan jelas peruntukannya,” ujar Feri, pencetus komunitas Sumenep Berbagi saat dikonfirmasi, Rabu, 27 September 2017.

Dikatakan Feri, sampai hari ini, uang yang terkumpul dari para donatur sudah mencapai Rp11.200.000.00,- dan dari uang ini menurutnya akan dibuatkan MCK bagi keempat warga miskin tersebut. “Ini yang terkumpul di kami, lain yang dikasihkan pada mereka langsung mas,” jelasnya.

Feri menambahkan bahwa hari ini beberapa bahan sudah dibeli untuk keperluan pembangunan MCK tersebut, dengan anggaran per unit MCK Rp3.800.000.00,-. “Sekitar kurang 4 Jutaan untuk memenuhi anggaran 4 MCK, semoga hari demi hari kedepan ada tambahan dari para donatur,” ucapnya.

Untuk diketahui, keempat warga miskin ini diketahui publik setelah Ochi melalui akun facebook mengunggah foto keempatnya. Dalam tempo singkat, respon netizen bersahutan. Salah satunya, akun facebook bernama Ferry Saputra. Dalam komunikasi via medsos itu, Ochi dan Ferry sepakat jumpa darat, dan dalam pertemuan itu, disepakati untuk membentuk grup WhatsApp Sumenep Berbagi, dari inilah kemudian banyak yang memberikan bantuan. (MADANI/FAIROZI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here