Ruang Kelas dan Guru SDN Legung Dipisah Sekat, Begini Respons Disdik

Beberapa orang murid SDN Legung Timur 3 bermain di ruang kelas yang dibagi dua dengan ruang guru (fathol alif).

SUMENEP, koranmadura.com – Menyikapi kondisi SDN Legung Timur III, Kecamatan Batang-Batang, yang 12 siswanya belajar di satu ruang kelas yang dibagi dengan ruang guru, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengaku akan menindaklanjuti jika memang dibutuhkan.

Miris! 12 Siswa Belajar di Separuh Ruang

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Sumenep, Fajarisman mengatakan, pihaknya akan memperbaiki sekolah tersebut jika memang rusak dan prospeknya masih cukup bagus. “Kalau memang butuh ruang kelas, akan kami lakukan,” ujarnya, Selasa, 2 Januari 2017.

Namun, sambungnya, baik perbaikan maupun penambahan ruang kelas akan dilakukan secara bertahap. “Secara bertahap, ayo! Yang penting ada masukan,” kata Fajar.

Di samping itu, anggaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk memperbaiki atau menambah ruang kelas di sekolah tersebut memadai. “Karena anggarannya juga terbatas,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 12 siswa, dari kelas 2 sampai 6, di SDN Legung Timur III berlajar di separuh ruang kelas. Sebab satu ruang tersebut dibagi dua dengan ruang guru. “Sebenarnya ruangannya ada dua. Cuma karena muridnya sedikit, dijadikan satu,” kata Kepala SDN Legung Timur 3, Salamet. FATHOL ALIF/MK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here