Menu

Pasien BPJS Kesehatan di Pamekasan Masih Dipungut Biaya, Kok Bisa?

Pasien BPJS Kesehatan di Pamekasan Masih Dipungut Biaya, Kok Bisa?
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Elke Winasari memberikan tanggapan saat menerima keluhan dalam acara serap asiprasi. (ridwan)

PAMEKASAN, koranmadura.com – Taufiqurrahmah, warga Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengeluhkan adanya pungutan biaya kepada peserta BPJS Kesehatan oleh Bidan di bawah naugan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Keluhan Taufiqurrahman disampaikan dalam kegiatan serap asiprasi yang digelar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di salah satu rumah makan di Pamekasan, Rabu, 10 April 2019.

Menurut Taufiqurrahman, pengutan itu terjadi ketika istrinya melakukan persalinan di Bidan, Desa Lancar, Kecamatan Larangan, beberapa waktu lalu. Taufiq, panggilan Taufiqurrahman, mengaku ditarik biaya Rp 4 ratus ribu rupiah meskipun menggunakan kartu BPJS Kesehatan.

Alasan Bidan masih menarik biaya, kata Taufiq, biaya persalinan tidak sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Ada biaya pungutan yang dialami keluarga saya ketika melakukan persalinan di Bidan kemarin, saya masih ditarik biaya empat tatus ribu rupiah padahal menggunakan kartu BPJS Kesehatan, kata Bidan itu BPJS hanya menanggung separuh,” kata Taufiqurrahman, saat menyampaikan keluhannya di depan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Elke Winasari.

Keluhan Taufiq langsung direspons oleh Elke Winasari. Menurutnya, tidak diperbolehkan ada biaya tambahan karena sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan.

“Jika ada harus minta rinciannya kepada Bidan, biaya itu untuk apa saja, kalau bidan masih memberikan perlengkapan bayi diluar tanggungjawab BPJS Kesehatan,” jawab Elke Winasari dengan singkat. (RIDWAN/ROS/DIK)

  • 211
    Shares

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

ADVERTISEMENT

PAMANGGI

ADVERTISEMENT




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional