Menu

Kasus Dugaan Pidana Pemilu di TPS 005 Dihentikan, Ini Penyebabnya

Kasus Dugaan Pidana Pemilu di TPS 005 Dihentikan, Ini Penyebabnya
Humas Bawaslu Bangkalan, Buyung Pambudi saat diminta keterangan. (mail)

BANGKALAN, koranmadura.com – Kasus dugaan pelanggaran Pemilu di TPS 005, Desa Telang, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dihentikan. Hal itu karena kasus tersebut tidak memenuhi unsur kesengajaan.

Diketahui, sebelumnya kasus tersebut dilaporkan seorang mahasiswa UTM bernama Dhimas Anom Purnomo, asal Ponorogo, Jawa Timur, kepada Bawaslu Bangkalan. Laporan itu dibuat setelah petugas KPPS setempat mencoba menghalang-halangi pencoblosan menggunakan formulir model A5 di TPS 005.

Humas Bawaslu Bangkalan, Buyung Pambudi mengatakan, laporan kasus dugaan pidana pemilu tidak bisa dilanjutkan. Sebab menurutnya kasus tersebut tidak memenuhi unsur pelanggaran.

“Tanggal 29 April ada pembahasan kedua yang dilakukan Gakkumdu. Kemudian Gakkumdu memutuskan tidak melanjutkan karena tidak memenuhi unsur dengan pasal yang dilaporkan,” ucap Buyung, Selasa, 14 Mei 2019.

Walaupun perkara ini tidak lanjut ke kasus pidana Pemilu, kata Buyung, tetap ada proses lain yang akan dilakukah oleh pihaknya, yakni pelanggaran administrasi pemilu.

“Kemungkinan pelanggaran pidana pemilu di TPS 005 Desa Telang ini masuk pelanggaran administrasi, tapi masih nunggu keputusan dari bapak Ketua Bawaslu (Ahmad Mustain Saleh),” tuturnya. (MAIL/ROS/DIK)

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA # HUT KE-74 RI

PAMANGGI

KORAN MADURA # HUT KE-74 RI

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional