Menu

Makan Korban, Ini Kedalaman Kolam Versi Polisi dan Pemilik TSI

Makan Korban, Ini Kedalaman Kolam Versi Polisi dan Pemilik TSI
Garis polisi terpasang di salah satu kolam TSI pasca seorang bocah ditemukan tenggelam. (fathol alif)

SUMENEP, koranmadura.com – Seorang bocah laki-laki asal Pamekasan, AS, meninggal dunia setelah ditemukan tenggelam di kolam renang Tirta Sumekar Indah (TSI) di Kecamatan Batuan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin, 10 Juni 2019. Berapa kedalaman kolam tersebut?

Terkait kedalaman kolam renang khusus orang dewasa itu, versi polisi dan pemilik TSI berbeda. Menurut Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, ke dalam kolam tempat korban ditemukan tenggelam ialah 1 sampai 1,5 meter dengan luas 10 x 25 meter.

Baca: 

Sementara menurut pemilik TSI, Abdul Muiz, kedalaman kolam tersebut tak sampai 1 meter, yaitu antara 80 sampai 90 centimeter. “Kedalaman kolam yang khusus dewasa tidak sampai satu meter,” ungkapnya.

Menurut dia, sejak awal kolam tersebut memang dibuat tidak terlalu dalam. Pertimbangannya memang keselamatan pengunjung atau untuk menghindari hal-hal tak diinginkan. “Dengan kedalaman yang seperti itu, sehingga siapa pun bisa nolong. Asal sudah dewasa bisa nolong,” jelasnya.

Sebelumnya, mengenai kejadian nahas itu Muiz mengaku tidak tahu secara pasti. Sebab saat kejadian sedang tidak di lokasi. “Waktu kejadian saya sedang ada di rumah,” ungkapnya, saat dikonfirmasi.

Menurut dia, biasanya petugas kolam yang berjumlah dua orang memberi pengarahan kepada setiap pengunjung yang ingin berenang di kolam. Balita akan diarahkan ke kolam khusus balita, anak-anak ke kolam khusus anak-anak dan orang dewasa diarahkan ke kolam dewasa.

“Saya tidak tahu persis untuk kejadian yang tadi karena belum bertanya secara detil. Tapi biasanya setiap ada pengunjung yang ingin berenang diarahkan oleh pengawas kolam,” tambah dia.

Sementara disinggung soal posisi pengawas kolam saat kejadian, menurut dia kemungkinan hal itu terjadi saat mereka sedang pergantian shift dengan pengawas lainnya. “Mungkin pas pergantian shift ada kejadian itu. Saya juga kurang jelas masih,” kata Muiz. (FATHOL ALIF/DIK)

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA # HUT KE-74 RI

PAMANGGI

KORAN MADURA # HUT KE-74 RI

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional