Menu

Ini Siswi Cantik asal Kepulauan Sumenep Pembawa Baki Paskibraka pada Upacara HUT Ke-74 RI

Ini Siswi Cantik asal Kepulauan Sumenep Pembawa Baki Paskibraka pada Upacara HUT Ke-74 RI
SUMENEP, koranmadura.com – Menjadi pembawa baki pada Paskibraka bagi seorang siswa akan menjadi kebanggaan tersendiri. Selain mengharumkan nama dirinya, keluarga, sekolah, juga asal daerahnya. Begitu yang tergambar dalam perasaan Syarifatuz Zulfa, asal Dusun Wakaf, Desa/Kecamatan Arjasa, kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Siswi cantik kelahiran Sumenep, 19 Mei 2002 ini terpilih menjadi pembawa baki di pasukan pengibar bendera merah putih pada peringatan HUT ke-74 RI tahun 2019 tingkat Kabupaten Sumenep. Saat ini, ia menempuh pendidikan di MAN Sumenep. Putri pertama dari dua bersaudara pasangan suami-istri, Hariyanto dan Rusnawati itu masuk jalur PMDK jurusan MIPA di MAN. Syarifatuz Zulfa yang menempati asrama putri MAN Sumenep ini mengaku senang diawal menempuh pendidikannya langsung terpilih menjadi pembawa baki Paskibraka pada kelompok 8. “Iya, saya senang. Alhamdulillah. Ini amanah yang luar biasa bagi saya,” kata Syarifatuz Zulfa, pada koranmadura.com, Sabtu, 17 Agustus 2019 lalu. Zulfa yang memiliki tinggi badan 171 cm dan berat 56 kg itu sebenarnya bukan kali ini saja terpilih menjadi anggota Paskibraka, saat masih SMP tepatnya saat sekolah di SMPN 1 Arjasa juga selalu terpilih hal serupa. Dengan meraih nilai tertinggi selama di SMPN 1 Arjasa dan kedisiplinan yang tertanam sejak menempuh pendidikan dasar di SDN Arjasa 1 menjadi bekal bagi Syarifatuz Zulfa. Ia pun terdorong untuk mengabdikan dirinya pada negara demi tegaknya NKRI. Bahkan, Syarifatuz Zulfa yang hobi bola voli ini bercita-cita menjadi polisi wanita (Polwan). “Semoga menjadi awal kebaikan bagi saya dan orang tua. Saya bercita-cita ingin jadi Polwan,” ucap Zulfa yang suka makan mie ayam ini. (HARIYANTO/ROS/VEM)

SUMENEP, koranmadura.com – Menjadi pembawa baki pada Paskibraka bagi seorang siswa akan menjadi kebanggaan tersendiri. Selain mengharumkan nama dirinya, keluarga, sekolah, juga asal daerahnya.

Begitu yang tergambar dalam perasaan Syarifatuz Zulfa, asal Dusun Wakaf, Desa/Kecamatan Arjasa, kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Siswi cantik kelahiran Sumenep, 19 Mei 2002 ini terpilih menjadi pembawa baki di pasukan pengibar bendera merah putih pada peringatan HUT ke-74 RI tahun 2019 tingkat Kabupaten Sumenep.

Saat ini, ia menempuh pendidikan di MAN Sumenep. Putri pertama dari dua bersaudara pasangan suami-istri, Hariyanto dan Rusnawati itu masuk jalur PMDK jurusan MIPA di MAN.

Syarifatuz Zulfa yang menempati asrama putri MAN Sumenep ini mengaku senang diawal menempuh pendidikannya langsung terpilih menjadi pembawa baki Paskibraka pada kelompok 8.

“Iya, saya senang. Alhamdulillah. Ini amanah yang luar biasa bagi saya,” kata Syarifatuz Zulfa, pada koranmadura.com, Sabtu, 17 Agustus 2019 lalu.

Zulfa yang memiliki tinggi badan 171 cm dan berat 56 kg itu sebenarnya bukan kali ini saja terpilih menjadi anggota Paskibraka, saat masih SMP tepatnya saat sekolah di SMPN 1 Arjasa juga selalu terpilih hal serupa.

Dengan meraih nilai tertinggi selama di SMPN 1 Arjasa dan kedisiplinan yang tertanam sejak menempuh pendidikan dasar di SDN Arjasa 1 menjadi bekal bagi Syarifatuz Zulfa.

Ia pun terdorong untuk mengabdikan dirinya pada negara demi tegaknya NKRI. Bahkan, Syarifatuz Zulfa yang hobi bola voli ini bercita-cita menjadi polisi wanita (Polwan).

“Semoga menjadi awal kebaikan bagi saya dan orang tua. Saya bercita-cita ingin jadi Polwan,” ucap Zulfa yang suka makan mie ayam ini. (SH/ROS/VEM)

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA

PAMANGGI

KORAN MADURA

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional