Menu

Pelaku Pembacokan Pasangan Selingkuh di Bangkalan Ternyata Kakak Beradik, Motifnya Sakit Hati

Pelaku Pembacokan Pasangan Selingkuh di Bangkalan Ternyata Kakak Beradik, Motifnya Sakit Hati
Polres Bangkalan saat gelar konfrensi pers terkait penangkapan tersangka kasus pembacokan. (mail)

BANGKALAN, koranmadura.com – Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan, Madura, Jawa Timur berhasil meringkus pelaku pembunuhan terhadap Seinul Arif dan Farida. Pelaku tersebut atas nama Abdul Aziz (19), warga Desa Sanggar Agung, Kecamatan Socah.

Baca: Dua Mayat yang Ditemukan Bersimbah Darah di Bangkalan karena Dibacok Berkali-kali

Penangkapan terhadap pelaku disampaikan oleh Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Paludin Tambunan saat menggelar konferensi pers, Kamis, 08 Agustus 2019. Menurutnya penangkapan terhadap pelaku dilakukan di rumah orang tua tersangka.

“Penangkapannya di Desa Sanggar Agung, Kecamatan Socah, lebih tepatnya di rumah orang tuanya,” Kata Boby, sapaan akrabnya AKBP Boby Paludin Tambunan.

Menurut Boby, tersangka melakukan aksinya tidak sendirian, melaikan dibantu oleh saudaranya, Muzemmil (30) alias suami dari korban Farida.

“Kebetulan yang membawa motornya Muzemmil, kakak kandungnya Abdul Aziz, sekaligus suaminya Farida yang masih dalam proses cerai. Sementara yang melakukan pembacokan adek kandungnya,” terang Boby.

Sementara motifnya, berdasarkan hasil pemeriksaan, kata lantaran pelaku sakit hati melihat Seinul Arif dan Farida berboncengan dengan mesra.

Baca: Ini Kronologi Pembacokan di Bangkalan yang Tewaskan Sinol dan Farida

“Padahal status Farida dan Muzemmil masih dalam proses cerai, belum diputus cerai, maka dari itu atas kekesalan tersebut kakak beradik melakukan aksi pembacokan kepada dua korban yaitu Seinul Arif dan Farida,”

Untuk Muzemmil, kata Bobby, masih dalam proses pengejaran dan sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap kakanya yang bernama muzammil, karena dia diduga menjadi komplotan abdul Aziz untuk melancarkan aksinya,” tegasnya.

Sebelumnya, warga digegerkan oleh penemuan mayat laki-laki dan perempuan yang tergeletak di Desa Tano’an, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa, 06 Agustus 2019. Kedua mayat tersebut atas nama Seinul Arif dan Farid.

Baca: Warga di Bangkalan Digegerkan Penemuan Mayat Laki-laki dan Perempuan

Kasubbag Humas Polres Bangkalan, AKP Suyitno mengungkapkan, kedua korban tersebut atas nama Seinul (30), warga Desa Pereng, Kecamatan Burneh. Sementara mayat perempuan ialah Farida (30), asal warga Desa Pandan Lanjang, Kecamatan Arosbaya.

“Yang laki-laki namanya Sinul, umur sekitar 30 tahun, alamat Desa Pereng, Kecamatan Burneh. Sedangkan yang perempuan ialah Farida, umur sekitar 30 tahun, alamat Desa Pandan Lanjang, Kecamatan Arosbaya,” terang Suyitno, Rabu, 07 Agustus 2019. (MAHMUD ISMAIL/SOE/DIK)

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA # HUT KE-74 RI

PAMANGGI

KORAN MADURA # HUT KE-74 RI

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional