Menu

Diduga Kelelahan, Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Area Terminal Sampang

Diduga Kelelahan, Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Area Terminal Sampang
petuga saat hendak membawa jenazah perempuan tanpa identitas yang ditemukan meninggal di dspan terminal sampang ke RSUD Muhammad Zyn. (muhlis)

SAMPANG, koranmadura.com – Perempuan paruh baya dengan mengenakan kerudung merah ditemukan meninggal dunia di depan toko pakan ternak “Putra Jaya”, tepatnya di sebelah timur Terminal Trunojoyo Sampang, Jalan Teuku Umar, Kamis, 5 September 2019, sore hari.

Penemuan jenazah perempuan tanpa identitas pertama kali oleh abang becak yang biasa mangkal di area terminal dan sempat menggegerkan warga setempat.

Pak Eko (35), pemilik toko mengatakan, sebelum mangkal di depan tokonya, perempuan tersebut berasal dari penumpang yang turun dari bus pada pagi harinya. “Saat turun dari bus, wanita tersebut terlihat lemes, kemungkinan besar mabuk kendaraan,” ceritanya.

Lanjut Eko menceritakan, perempuan tersebut kemudian duduk di depan tokonya. Hal tersebut lumrah dilakukan para penumpang bus untuk sejenak beristirahat. Namun sekitar pukul 15.00 wib, perempuan tersebut tak kunjung beranjak dari depan tokonya hingga ditemukan meninggal dunia oleh abang becak yang mangkal di sekitar terminal.

“Yang saya liat tadi perempuan tersebut sempat minta pijat pada seorang tukang becak, dan beristirahat di depan toko. Karena sejak pagi tidak beranjak bangun sama sekali dan sempat dibangunkan, tapi ternyata kondisinya meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Sampang, Aipda Yoyok YP mebenarkan peristiwa meninggal seorang perempuan tanpa identitas (Mrs X) di depan pintu toko yang berada di seberang pintu masuk terminal. Mayat perempuan ditemukan dalam posisi tengkurap di atas tempat duduk atau lencak dengna keadaan mukut terbuka dan dikebuti semut. Jenazah korban kemudian di bawa ke RSUD Muhammad Zyn untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Di tubuh mayat tidak ditemukan luka sehingga diduga korban meninggal dunia karena kelelahan. Dan saat ini masih dalam pemeriksaan pihak RSUD. Sedangkan usianya diperkirakan berusia 45 tahun,” jelasnya.

Pihaknya menceritakan, sebelum meninggal, sekira pukul 08.00 wib, korban diketahui turun dari bus PO Haryanto dalam keadaan kelelahan. Perempuna tersebut dalam kondisi hanya mmebawa perlengkapan pakaian dan duduk di pencak di depan toko Putra Jaya.

Beberapa jam setelahnya, seorang abang becak yang mendekatinya sempat memijat perempuan tersebut. “Kemudian, sekira 12.00 wib, Saksi Eko melihat korban sudah meninggal dunia dengan Posisi Tengkurap. Selanjutnya saksi meminta tolong kepada warga sekitar melaporkan kejadian itu ke Polisi.

“Barang bukti yaitu perlengkapan pakaian yang dibungkus tas warna hijau, 1 buah karcis bus PO Haryanto dari tujuan Lebak Bulus, Jakarta Selatan ke Sampang,” jelasnya. (MUHLIS/ROS/VEM)

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA

PAMANGGI

KORAN MADURA

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional