Menu

TP PKK Sumenep Gelar Lomba Keharmonisan Orang Tua dan Anak

TP PKK Sumenep Gelar Lomba Keharmonisan Orang Tua dan Anak
Ketua II TP PKK Sumenep, Khosnul Khotimah saat memberikan sambutan. (madani)

SUMENEP, koranmadura.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus melakukan upaya untuk mensejahterakan kehidupan keluarga agar selalu nyaman dan hormonis.

Seperti yang dilakukan hari ini, TP PKK Sumenep menggelar Lomba Keharmonisan Orang Tua dan Anak di aula Hotel Utami Jl Trunojoyo Sumenep, Rabu, 4 September 2019.

Ketua II TP PKK Sumenep, Khosnul Khotimah mengungkapkan keharmonisan keluarga antara orang tua dan anak diharapkan tidak hanya saat dilombakan saja, namun betul-betul terimplementasi dalam kehidupan sehari-sehari.

“Keharmonisan keluarga ini tidak hanya bagi peserta lomba pada hari ini, melainkan untuk seleruh keluarga rumah tangga se-Sumenep,” ungkap Ima, sapaan akrab Khosnul Khotimah.

Keluarga yang harmonis, kata istri Sekretaris Daerah Pemkab Sumenep Edy Rasyadi itu, ialah ketika tercipta jalinan silaturahmi dan komunikasi yang baik dan aktif setiap saat di rumah tangga keluarga masing-masing.

“Bagaimana menanamkan budi pekerti dan akhlak yang baik bagi anak, saling mengasihi, saling menyayangi, dan saling menghargai, dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Dia menambahkan, di era digital yang semakin canggih hari ini diharapkan orang tua selalu ada untuk keluarganya utamanya bagi orang tua kepada anaknya, sebab seorang anak butuh dekapan yang nyata dari orang tua.

“Sesibuk apapun kita, kita harus ada buat anak-anak kita, sekarang sudah canggih, mari mafaatkan IT dengan cerdas. Jagalah komunikasi agar tetap terjalin sehingga meski jauh namun tetap terasa dekat,” jelasnya.

Sementara Bupati Sumenep, A. Busyro Karim lebih menekankan pada kehidupan realita dalam keluarga. Ia mengatakan, Orang tua harus banyak melakukan refleksi diri, sebab kadang orang tua lebih mementingkan hal lain ketimbang anaknya.

“Tidak usah jauh-jauh, ketika kita bangun tidur, cari hp atau cari atau cari anak, kadang kita lebih mengingat hp ketimbang anak kita. Lebih lama mana memegang hp dan mencium anak?” kata Bupati sambil bertanya kepada para audiens.

Dengan demikian, Bupati dua periode itu mengungkapkan, untuk menjalin keluarga yang harmonis antara orang tua, bapak, ibu, dan anak perlu adanya komunikasi dan keahadiran diantara mereka sehingga dapat berkumpul dan interaksi harmonis tercipta.

Selain itu, introspeksi diri bagi orang tua adalah hal utama yang perlu dievaluasi dalam kehidupan sehari-hari, sebab kehadiran orang tua ketika anak butuh lebih penting dari pada hadiah yang dibagikan kepada anak.

“Anak-anak kita butuh kehadiran kita, sebab kehadiran orang tua bagi anak-anak lebih penting daripada transfer dan hadiah,” tegasnya.

Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan keluarga Berencana (DP3A&KB), Moh Mulki, Sekretaris TP PKK Diah Suryani Widayati, Kabid KB dan KS DP3A&KB, Sri Hartatik, dan peserta lomba delegasi dari 27 Kecamatan se Kabupaten Sumenep. (*/D4N/ROS/DIK)

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA

PAMANGGI

KORAN MADURA

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional