Menu

Ketua BPD Omben Ragukan Kabar Proses Penetapan DPT Pilkades

Ketua BPD Omben Ragukan Kabar Proses Penetapan DPT Pilkades
Ratusan warga saat melakukan aksi di depan kantor Kecamatan Omben, Jumat, 12 Mei 2017. (muhlis)

SAMPANG, koranmadura.com – Pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak gelombang II,di Sampang, Madura, Jawa Timur, digelar Selasa, 16 Mei 2017 besok. Meskipun begitu, di Desa Omben kabar penetapan daftar pemilih sementara (DPS) ke daftar pemilih tetap (DPT)  masih diragukan.

Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Omben, H. Muhammad Mausul mengaku hingga saat ini belum meyakini telah dilakukan penetapan DPT untuk pelaksanaan pilkades di desanya. Keraguan itu muncul karena Jumat, 12 Mei 2017, pihaknya dan segenap Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) gagal melakukan penetapan. Penyebabnya pihak Kecamatan tidak menghadiri undangan yang dibuatnya.

“Jumat kemarin pihak kecamatan tidak hadir karena ada demo besar-besaran dari dua kubu. Kalau sekarang saya tidak tahu karena sudah di luar kewenangan kami,” ucap Ketua BPD Desa Omben, H. Muhammad Mausul, Senin, 16 Mei 2017.

Bahkan baru-baru ini, kepanitiaan pelaksana pilkades diambil alih pihak kabupaten, meski tanpa ada pemberhentian sebelumnya. Hal tersebut, menurutnya, justru melanggar aturan yang ada, sebab yang berhak melakukan pengangkatan maupun pemberhentian merupakan dari pihak BPD.

“Saya sendiri tidak mengerti aturan pemkab sekarang. Katanya ingin menyelenggarakan pilkades sesuai aturan, malah sekarang melanggar aturannya sendiri. Padahal ini pesta demokrasi yang harus mendengarkan kondisi masyarakat di bawah. Untuk sementara, kami tidak bisa berkomentar banyak,” tuturnya.

Sementara Kasi Aparatur Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sampang, AK Zaifullah belum bisa dimintai keterangan mengenai kepastian DPT di Desa omben sudah ditetapkan atau tidak.  Saat dikonfirmasi melalui selulernya dalam keadaan tidak aktif.

Sebelumnya diberitakan, tahapan pilkades Omben ditunda karena ada salah seorang bacakades yang telah ditetapkan, Ahmad Rifa’i Azis meninggal dunia karena sakit serangan jantung.  Akibatnya, puluhan pendukung dua bacakades lainnya, Bahruddin dan Moh Romli, melakukan aksi. mereka meminta pihak tim pilkades kabupaten tetap berkomitmen menjalankan tahapan pilkades.

Tidak terima ada demo itu, pendukung Ahmad Rifa’i Azis juga melakukan demo di tempat yang sama, kantor Kecamatan Omben. Jumlahnya pun mencapai ratusan massa. (MUHLIS/RAH)

Tanggapi Facebook

Editor:
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

PAMANGGI

LAPORAN KHUSUS

error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional