Menu

Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Rusak dan 17 Pohon Tumbang

Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Rusak dan 17 Pohon Tumbang

LAMONGAN, koranmadura.com – Hujan lebat disertai angin beliung menerjang dua desa yang berada di Kecamatan Glagah, Lamongan, Sabtu, 12 Januari 2019 siang. Akibatnya, 23 rumah di Desa Glagah dan Desa Margoanyar mengalami kerusakan.

“Kejadiannya sekitar pukul 13.30 WIB siang tadi, dengan hujan lebat disertai angin puting beliung membuat beberapa rumah warga rusak. Kebanyakan rusak di bagian atap,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan Suprapto.

Dari 23 rumah warga yang mengalami kerusakan, sebanyak tujuh rumah berada di wilayah Desa Margoanyar. Sedangkan 16 rumah yang rusak lainnya, masuk dalam wilayah Desa Glagah. “Untuk korban jiwa, sejauh ini masih belum ada laporan alias nihil. Baru sebatas kerugian material saja,” ujar Suprapto.

Selain menerjang rumah warga, angin puting beliung juga merusak beberapa perkantoran dan fasilitas milik negara yang berada di wilayah tersebut.

“Kantor Koramil (Glagah) mengalami kerusakan di bagian atap. Puskesmas Glagah, mengalami hal serupa di bagian ruang perawatan dan rawat jalan. Sementara antena reporter perhubungan di Gudang KUD Glagah juga roboh,” kata dia.

Selain merusak rumah, angin puting beliung tersebut juga merobohkan pohon yang menyebabkan tiang listrik dan kabel telepon putus. “Ada juga pohon yang tumbang, dari tugu lonjong sampai KUD Glagah sekitar 17 batang, yang menyebabkan tiang listrik dan kabel telepon menjadi ikut rusak,” lanjut Suprapto.

Saat ini, BPBD Lamongan terus melakukan koordinasi bersama pihak terkait serta dibantu warga melakukan evakuasi pohon tumbang yang sebagian masih menutupi akses jalan raya. (KOMPAS.com/ROS/DIK)

  • 35
    Shares

Tanggapi Facebook

Editor:
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

PAMANGGI

LAPORAN KHUSUS

error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional