• Koran Madura Channel
  • Relung Hati
  • Oh Ternyata
  • Neter Kolenang
  • Budaya
  • Kesehatan
  • Lapsus
  • Opini
Satu Hati untuk Bangsa
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Madura
    • All
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    Waspada Cuaca Ekstrem 10 Hari ke Depan, BPBD Sampang Imbau Warga Siaga

    Waspada Cuaca Ekstrem 10 Hari ke Depan, BPBD Sampang Imbau Warga Siaga

    Kasus Dugaan Penganiayaan Oknum Wartawan di Bangkalan Berlanjut, Terlapor Segera Diperiksa

    Kasus Dugaan Penganiayaan Oknum Wartawan di Bangkalan Berlanjut, Terlapor Segera Diperiksa

    Bupati Sumenep Imbau Pedagang Tak Ambil Untung Berlebihan saat Momentum Ramadan

    Bupati Sumenep Imbau Pedagang Tak Ambil Untung Berlebihan saat Momentum Ramadan

    Terkendala Lahan, 13 Gerai Koperasi Merah Putih di Pamekasan Belum Bisa Dibangun

    Diskop Pamekasan Delegasikan 3 PPPK ke KDKMP

    Dokter Ortopedi RSUD Mohammad Zyn Sampang Mundur, Pesannya Bikin Terkejut

    Dugaan Korupsi Pengadaan MRI Rp24 Miliar di RSUD Mohammad Zyn Sampang Mulai Terkuak

    Mobil Pikap di Sumenep Terperosok ke Jurang, Sopir Tewas

    Mobil Pikap di Sumenep Terperosok ke Jurang, Sopir Tewas

    Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Sampang Gelar Gerakan Pangan Murah dan Warning Penimbun

    Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Sampang Gelar Gerakan Pangan Murah dan Warning Penimbun

    Jelang Ramadan, Bupati Sumenep Pantau Langsung Ketersediaan dan Harga Bapok di Pasar

    Jelang Ramadan, Bupati Sumenep Pantau Langsung Ketersediaan dan Harga Bapok di Pasar

    Lebih Canggih dan Transparan, Ini Perbedaan E-Katalog Versi 6 dan 5 Menurut BPBJ Bangkalan

    Lebih Canggih dan Transparan, Ini Perbedaan E-Katalog Versi 6 dan 5 Menurut BPBJ Bangkalan

    • Bangkalan
    • Sampang
    • Pamekasan
    • Sumenep
  • Politik
    • Pilpres
    • Pileg
    • Pilkada
    • Pilkades
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pamanggi
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Wisata
Satu Hati untuk Bangsa
  • News
    • Internasional
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Madura
    • All
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    Waspada Cuaca Ekstrem 10 Hari ke Depan, BPBD Sampang Imbau Warga Siaga

    Waspada Cuaca Ekstrem 10 Hari ke Depan, BPBD Sampang Imbau Warga Siaga

    Kasus Dugaan Penganiayaan Oknum Wartawan di Bangkalan Berlanjut, Terlapor Segera Diperiksa

    Kasus Dugaan Penganiayaan Oknum Wartawan di Bangkalan Berlanjut, Terlapor Segera Diperiksa

    Bupati Sumenep Imbau Pedagang Tak Ambil Untung Berlebihan saat Momentum Ramadan

    Bupati Sumenep Imbau Pedagang Tak Ambil Untung Berlebihan saat Momentum Ramadan

    Terkendala Lahan, 13 Gerai Koperasi Merah Putih di Pamekasan Belum Bisa Dibangun

    Diskop Pamekasan Delegasikan 3 PPPK ke KDKMP

    Dokter Ortopedi RSUD Mohammad Zyn Sampang Mundur, Pesannya Bikin Terkejut

    Dugaan Korupsi Pengadaan MRI Rp24 Miliar di RSUD Mohammad Zyn Sampang Mulai Terkuak

    Mobil Pikap di Sumenep Terperosok ke Jurang, Sopir Tewas

    Mobil Pikap di Sumenep Terperosok ke Jurang, Sopir Tewas

    Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Sampang Gelar Gerakan Pangan Murah dan Warning Penimbun

    Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Sampang Gelar Gerakan Pangan Murah dan Warning Penimbun

    Jelang Ramadan, Bupati Sumenep Pantau Langsung Ketersediaan dan Harga Bapok di Pasar

    Jelang Ramadan, Bupati Sumenep Pantau Langsung Ketersediaan dan Harga Bapok di Pasar

    Lebih Canggih dan Transparan, Ini Perbedaan E-Katalog Versi 6 dan 5 Menurut BPBJ Bangkalan

    Lebih Canggih dan Transparan, Ini Perbedaan E-Katalog Versi 6 dan 5 Menurut BPBJ Bangkalan

    • Bangkalan
    • Sampang
    • Pamekasan
    • Sumenep
  • Politik
    • Pilpres
    • Pileg
    • Pilkada
    • Pilkades
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pamanggi
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Wisata
No Result
View All Result
Satu Hati untuk Bangsa
No Result
View All Result
  • News
  • Madura
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pamanggi
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Wisata
Home News Nasional

Menko Luhut Usul ke Presiden Jokowi Setop Impor Garam

Koran Madura by Koran Madura
24/07/2019
in Nasional
Hampir Puncak Musim Panen, Penyerapan Garam Rakyat belum Maksimal

Para petambak garam tampak berbincang di lahannya. (fathol alif)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranmadura.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku baru saja menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tak lagi melakukan impor garam. Sebab, impor memicu penurunan harga garam di dalam negeri.

“Tadi saya sarankan ke presiden soal harga garam supaya jangan lagi impor-impor kita (Indonesia). Saya sarankan presiden eloknya tidak usah ada impor-impor lagi lah, itu bikin kacau,” ungkap Luhut.

Menurut Luhut, impor garam tidak perlu dilakukan, terutama ketika para petambak sedang melakukan panen. Pasalnya, pada saat itu hasil produksi meningkat. Jadi, bila keran impor juga dibuka, jumlah pasokan garam di dalam negeri menjadi kian berlimpah. Dampaknya, pasokan akan tetap tinggi, meski sudah dikurangi kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut membuat harga garam di petambak akan jatuh seperti yang sempat terjadi beberapa waktu terakhir. Misalnya, harga garam konsumsi di tingkat petambak di Cirebon, Jawa Barat sempat menyentuh angka Rp400 per kilogram (kg), padahal normalnya Rp750-800 per kg. “Karena saya pikir itu membuat harga garam jadi turun, apalagi impor pada waktu panen,” katanya.

BacaJuga :

Said Abdullah Paparkan Prioritas OJK Bangun Kepercayaan Pasar di Bawah Utama Kepemimpinan Baru

Wacana Pilkada Via DPRD, Said Abdullah: Perlu Kajian Mendalam, Bukan Selera Politik Sesaat

Pengamat: Konferda–Konfercab Serentak Tegaskan Soliditas, Disiplin, dan Arah Konsolidasi PDIP di Tengah Politik yang Kian Cair

Said Abdullah: Suksesi Serentak PDI Perjuangan Se Jatim, Sekaligus Tentukan Program Untuk Gen Z dan Alpha

Lebih lanjut, menurutnya, Indonesia tak perlu impor garam karena pemerintah tengah membangun industri garam nasional. Hal ini diwujudkan dengan membuka lahan garam sekitar 5.270 hektare di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perhitungannya, lahan tersebut akan menambah pasokan garam nasional sekitar 800 ribu ton pada 2021 ketika hasil pengolahan lahan sudah benar-benar bisa dinikmati. “Jadi sebenarnya kita tidak usah lagi impor-impor, sekarang dalam perjalanannya itu (produksi garam nasional) sudah bertahap kan,” celetuknya.

Di sisi lain, Luhut menilai impor garam tidak perlu dilakukan karena hanya menambah defisit perdagangan dan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) bagi Indonesia. Padahal, pemerintah ingin kedua defisit di kedua neraca membaik, sehingga memberi dampak positif kepada perekonomian secara keseluruhan.

“Sekarang yang bikin current account deficit kan terlalu banyak impor, kita (Indonesia) tidak produksi. Makanya sudah, ngapain kita impor?” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sempat menduga penurunan harga garam konsumsi di tingkat petambak beberapa waktu terakhir merupakan akibat dari terbukanya keran impor.

Selain itu, ia juga menduga ada kebocoran impor garam yang sejatinya untuk industri justru masuk ke konsumsi masyarakat. Menurut hitung-hitungan Susi, bila kuota impor garam tidak mencapai 3 juta ton, maka harga garam bisa dibanderol di kisaran Rp1.500 sampai Rp2.000 per kg.

Sekretaris Jenderal Persatuan Petambak Garam Indonesia (PPGI) Waji Fatah Fadhilah mengatakan anjloknya harga garam dari petambak terjadi di Kecamatan Krangkeng, Indramayu, Jawa Barat. Ia menilai harga anjlok karena rendahnya penyerapan oleh PT Garam, industri makanan dan minuman, maupun pembeli lokal.

PT Garam biasanya menyerap 20 ribu ton-50 ribu ton garam pada periode Juni-Juli yang bertepatan dengan masa panen. Namun, hingga kini perusahaan pelat merah itu belum juga menyerap garam rakyat. “Yang jelas penyerapan agak lambat, mungkin karena ada sisa impor garam. Jadi masih banyak persediaan, sehingga garam di petani tidak terserap,” katanya. (CNNINDONESIA.com/ROS/DIK)

Tags: Impor GaramLuhut Binsar PanjaitanMenko Kemaritiman
Next Post
Buka Latsar, Sekda Sumenep: ASN Harus Berintegritas, Kerja Keras, dan Gotong Royong

Buka Latsar, Sekda Sumenep: ASN Harus Berintegritas, Kerja Keras, dan Gotong Royong

Trending

  • Telan Anggaran Rp28,3 Miliar, Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Bangkalan Ternyata Masih Setara THL

    Telan Anggaran Rp28,3 Miliar, Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Bangkalan Ternyata Masih Setara THL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kronologi Pemukulan Guru Tugas di Sampang oleh Wali Murid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Video Guru Tugas di Sampang Dianiaya Wali Murid, Polisi Ungkap Kronologinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Abaikan Balita Demam Tinggi, Pelayanan Puskesmas Galis Dikeluhkan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasil Asesmen Calon Sekda Sumenep: Enam Lolos, Satu Mundur Sebelum “Bertempur”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Laporan Khusus

  • All
  • Lapsus

Waspada Cuaca Ekstrem 10 Hari ke Depan, BPBD Sampang Imbau Warga Siaga

Kasus Dugaan Penganiayaan Oknum Wartawan di Bangkalan Berlanjut, Terlapor Segera Diperiksa

Bupati Sumenep Imbau Pedagang Tak Ambil Untung Berlebihan saat Momentum Ramadan

Diskop Pamekasan Delegasikan 3 PPPK ke KDKMP

Dugaan Korupsi Pengadaan MRI Rp24 Miliar di RSUD Mohammad Zyn Sampang Mulai Terkuak

Mobil Pikap di Sumenep Terperosok ke Jurang, Sopir Tewas

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap

© 2025 Koran Madura - Hak Cipta Dilindungi

No Result
View All Result
  • Koran Madura Channel
  • Relung Hati
  • Oh Ternyata
  • Neter Kolenang
  • Budaya
  • Kesehatan
  • Lapsus
  • Opini

© 2025 Koran Madura - Hak Cipta Dilindungi