Menu

21 Siswa SD Keracunan, Apa Penyebabnya?

21 Siswa SD Keracunan, Apa Penyebabnya?
Permen 'pasta gigi' yang diduga menyebabkan 21 siswa SD keracunan. (Foto: Wisma Putra/detikcom)

KORANMADURA.com – Sebanyak 21 siswa SDN 3 Kamasan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami keracunan setelah mengonsumsi permen berbentuk pasta gigi. Dinkes Kabupaten Bandung akan uji laboratorium permen tersebut.

Peristiwa keracunan massal itu berlangsung di SDN 3 Kamasan Banjaran, Kamis (29/8) pagi. “Korban pada hari kejadian langsung ditangani oleh petugas puskesmas. Mereka mengalami gejala mual, pusing dan muntah. Korban sudah pulih kembali,” kata Kadinkes Kabupaten Bandung Grace Medina via pesan singkat, Sabtu (31/8/2019).

Para siswa itu mengaku sempat memakan permen ‘pasta gigi’ yang dibeli dari teman satu sekolah. “Dugaan sementara (keracunan) adalah dari permen,” kata Grace.

Sample muntahan dan permen yang belum terjual dibawa Dinkes Kabupaten Bandung untuk diuji laboratorium di Dinkes Jabar. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui pasti kandungan dalam permen ‘pasta gigi’.

“Sampai sekarang belum ada hasilnya,” kata Grace singkat.
(detik.com/ROS/VEM)

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA

PAMANGGI

KORAN MADURA

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional