Menu

Harga Garam Anjlok, Tiga Bupati di Madura Kirim Surat ke Presiden

Harga Garam Anjlok, Tiga Bupati di Madura Kirim Surat ke Presiden
Bupati Pamekasan, Badrut Tamam sedang dilakukan wawancara oleh awak media. (sudur)

PAMEKASAN, koranmadura.com – Harga garam yang mengandungan Natrium Clorida (NaCl) di Madura, Jawa Timur, anjlok. Saat ini, harga garam NaCI di pasaran khususnya di Pamekasan, berkisar Rp 400 per kg dari harga sebelumnya Rp 900 per kg.

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam berupaya untuk melakukan pengajuan dengan melayangkan surat kepada pemerintah pusat dan presiden agar harga garam yang anjlok bisa naik kembali menjadi minimal seharga Rp 1.100 per kg.

“Kita ini sedang usul kepada pemerintah pusat, harga garam yang Rp 400 kw I ini perlu perjuangan dari kita,” ungkapnya, Jumat, 9 Agustus 2019.

Pihaknya bersama¬†Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim dan Bupati Sampang, Slamet Junaidi sudah berkirim surat agar harga garam menjadi layak. “Tiga Bupati sudah tanda tangan, dikirim ke presiden dan kementerian perdagangan,” paparnya.

Dengan demikian, kata Badrut, pihaknya berharap hal itu terealisasi. “Kami justru bersyukur jika sampai Rp 2 ribu per kilogram,” paparnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Harun Suyitno mengatakan, usulan itu perlu ditindaklanjuti dengan melakukan komunikasi yang berkesinambungan.

“Perlu ini ditindaklanjuti surat usulan yang dilayangkan ke presiden itu,” singakatnya. (SUDUR/ROS/VEM)

Tanggapi Facebook

Editor:
KOMENTAR

PAMANGGI

LAPORAN KHUSUS

error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional