Menu

Begini Asal-usul Lintah yang Nyangkut di Hidung Anak 4,5 Tahun

Begini Asal-usul Lintah yang Nyangkut di Hidung Anak 4,5 Tahun
Lintah yang berhasil dikeluarkan dari hidung anak. (Foto: dok.pribadi/Puji)

KORANMADURA.com – Seorang anak laki-laki berusia 4,5 tahun dari Solo viral di Facebook ketika orang tuanya mengunggah foto saat menemukan seekor lintah di hidungnya. Sang ayah, Ardiyatsa Hamizan Eka Putra (39) alias Puji bercerita sebelumnya tak curiga sama sekali.

“Awalnya anak saya hampir 20 hari-an mimisan tiap menit, sebagai orang tua saya bawa ke dokter terus diagnosanya ini karena kecapaian karena panas dalam. Kebetulan memang di Solo cuacanya lagi agak panas,” kata Puji pada detikHealth dan ditulis Sabtu (31/8/2019).

“Belum curiga saya. Sempat waktu itu keluar (ingus -red) bercampur kaya gumpalan darah,” lanjutnya.

Hingga akhirnya ada kerabat menyebut pernah membaca artikel kejadian dengan ciri serupa disebabkan karena lintah di dalam hidung. Keluarga lalu kembali ke rumah sakit untuk mengonfirmasi ketakutan mereka.

“Langsung bawa ke rumah sakit, ternyata bener ada lintah masuk gede. Sekitar 3 sentimeter, sekelingking saya,” ungkap Puji.

Netizen bertanya-tanya dari mana lintah bisa masuk sampai bertahan hidup nyaris sebulan di hidung anak. Puji menyebut kemungkinan ketika ia membawa keluarganya berenang di daerah gunung.

“Saya bulan agustus itu bermain air dua kali satu di daerah pegunungan satu di kolam renang. Pikir saya waktu maen air ini entah telurnya atau yang masih kecil mungkin masuk ke hidung itu,” kata Puji.

Dihubungi secara terpisah ahli kesehatan telinga, hidung, dan tenggorokan dr Bagas Wicaksono, SpTHT, dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kemang menyebut kejadian lintah masuk ke hidung bukan hal langka terutama di daerah.

“Itu cukup sering terjadi terutama di daerah. Anak main di sawah gak sadar kemasukan lintah karena enggak terasa sakit. Memang enggak terlalu nyeri apalagi, anak-anak tidak bisa membedakan ada sesuatu di dalam hidung atau pilek,” kata dr Bagas. (DETIK.com/SOE/VEM)

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA

PAMANGGI

KORAN MADURA

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional