Menu

Begini Penjelasan Dua Mahasiswa Unitomo Terkait Tuduhan Berbuat Mesum di Kampus

Begini Penjelasan Dua Mahasiswa Unitomo Terkait Tuduhan Berbuat Mesum di Kampus
Dua mahasiswa yang berbuat mesum menggelar aksi teatrikal.

KORANMADURA.com – Dua mahasiswa itu adalah Ahmad Mukti (24) dari Fakultas Komunikasi semester 5 dan Elle Noor Aziza (22) Fakultas Hukum semester 3. Keduanya mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (24/8).

Baca: Kenalkan Kehidupan Kampus, Ketua STKIP PGRI Sumenep Ajak Mahasiswa Tolak Radikalisme

Dua mahasiswa Universitas dr Soetomo (Unitomo) Surabaya dituduh berbuat mesum dan diduga direkam oleh Wakil Rektor (warek) IV Unitomo. Dua mahasiswa tersebut mengaku tidak melakukan perbuatan tersebut.

Baca: Kejaksaan Pastikan Kasus Dugaan Korupsi Ambruknya SMPN 2 Ketapang Layak Disidangkan

Kedua Mahasiswa itu mengaku kelelahan dan tertidur di ruang Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Communication Fotografi Club (Ciphoc) usai melakukan persiapan Pengenalan Kehidupan Kamus Mahasiswa Baru( PKKMB) 2019.

“Kejadiannya Sabtu, bulan lalu. Kami tertidur usai mengikuti persiapan kepanitian pengenalan mahasiswa baru,” kata Mukti di Unitomo Surabaya, Jumat (6/9/2019).

Mukti mengelak jika dia dan teman wanitanya dikatakan berbuat mesum. Mereka melakukan aksi teatrikal untuk mendapatkan klarifikasi kepada Warek IV Unitomo yang diduga telah merekam mereka berdua.

Baca: Seorang Polisi di Bangkalan Ditemukan Tewas Tergeletak

“Pada waktu itu kita sedang berada di sekretariat fotografi. Beliau masuk dan tanpa izin merekam kita. Kita waktu itu kondisinya tertidur. Kita enggak ngapa-ngapain di dalam. Saya mau klarifikasi, apa yang dikatakan Bu Mei itu tidak sesuai dengan yang dia rekam. Jadi kita tidak lakukan apa-apa. Saya posisinya waktu itu tertidur menyamping dan si wanita tersebut bersandar di kaki saya. Saya tidak melakukan apapun,” ujar Mukti.

Hal yang sama juga diungkapan oleh Elle. Elle menceritakan kejadian tersebut berawal dari adanya perbaikan kampus di UKM Fakultas Hukum yang juga akan menyambut mahasiswa baru.

Baca: ]Moh Rahem Dicoret dari Bacalon Kades Proppo, Pendukung Luruk Kantor DPRD Pamekasan

“Saya datang dengan niatan agenda buat renovasi sekret, karena teman-teman belum datang jadinya saya main ke belakang. Terus saya ketemu sama mas Mukti yang main handphone. Waktu itu dia posisisnya tidur miring. Saya nyandar di kakinya. Saat itu Bu Mei masuk ambil video tanpa izin seperti itu. Kemudian saya dengar juga beliaunya ngomong warek II, ngomongnya ‘Pak-Pak saya punya videonya’,” ujar Elle.

Baca: Waduh, Pendapatan Asli Daerah PDAM Bangkalan Masih 0 Persen

Elle yang terbangun duluan kemudian mencari tahu terkait perekaman video tersebut. Mencoba bertanya-tanya kepada teman-teman UKM yang lain.

“Setelah itu, kami juga dengar dari teman, waktu itu ngomong kalau Bu Mei bilangnya di sana ada mahasiswa mesum, sedangkan kami tidak melakukan seperti itu,” ungkap Elle.

Setelah beberapa hari berlalu. Elle mendengar isu yang beredar di kampusnya jika ada mahasiswa yang diduga berbuat mesum di ruangan salah satu UKM.

“Jelas merasa dirugikan, Jadi karena ada tuduhan mesum seperti itu jadi stereotyp-nya ke saya,” ungkap Elle.

Elle juga mengakui jika para mahasiswa Unitomo penasaran dan mencari tahu terkait kebenaran video tersebut. Namun Elle selalu menjelaskan kejadian sebenarnya jika ada yang bertanya.

“Dari temen sih enggak. Karena saya mencoba menjelaskan. Dari beberapa ada sih (bertanya-tanya), gimana sih videonya. Banyak yang penasaran,” ujar Elle.

Kini kedua mahasiswa, Tersebut ingin melakukan klarifikasi kepada Wakil Rektor IV Unitomo yang diduga merakam video tersebut untuk melakukan klarifikasi.

“Sementara, tuntutan kita agar Bu Meri melakukan klarifikasi juga meminta maaf pihak terkait,” tandas keduanya.

Sayangnya awak media tak bisa mengklarifikasi Warek IV Meitiana Indra Sari karena tak ada di tempat. Para awak media hanya ditemui oleh Wakil Rektor III bagian Kemahasiswaan Unitomo Suyanto.
(detik.com/ROS/VEM)

Baca: Hadapi PSBS Biak, Laga Tak Mudah bagi Madura FC

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA

PAMANGGI

KORAN MADURA

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional