Menu

BPK RI Temukan Kerugian Negara Rp 800 Juta pada Proyek Pengaspalan di Pamekasan

BPK RI Temukan Kerugian Negara Rp 800 Juta pada Proyek Pengaspalan di Pamekasan
Proyek pengaspalan. (dok. koranmadura)

PAMEKASAN, koranmadura.com – Realisasi proyek pengaspalan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sepanjang tahun 2018 ditemukan bermasalah. Akibatnya negara mengalami kerugian Rp 800 juta.

Fakta tersebut berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Kerugian negara pada proyek pengaspalan di bawah naungan Dinas PU Bina Marga disebabkan pelaksanaan proyek tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Ketua Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4D) Kejaksaan Negeri Kabupaten, Sutriyono mengatakan, kerugian negara tersebut harus dikembalikan ke Negara.

Namun Sutriyono belum mengetahui apakah rekanan sudah mengembalikan uang tersebut ke kas negara atau tidak, karena itu menjadi kewenangan Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari.

“Jika pengembalian masih ada masalah lagi, seperti enggan mengembalikan anggaran klaim kekurangan pekerjaan proyek, maka bisa kita lanjutkan ke penyidikan dan bisa menjadi pidana,” kata Sutriyono, Rabu, 4 September 2019.

Menurut Sutriyono, banyaknya proyek pengaspalan yang tidak sesuai dengan spesifikasi, karena PU Bina Marga tidak berkeja sama dengan TP4D Kejari Pamekasan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Akibatnya, realisasi proyek pengaspalan bermasalah.

“Proyek pengaspalan yang terkena klaim BPK itu sebesar Rp 800 juta, karena pengerjaannya tidak sesuai spesifikasi, dan volumenya kurang,” pungkasnya. (RIDWAN/ROS/DIK)

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA

PAMANGGI

KORAN MADURA

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional