Menu

Jadi Anggota DPRD Jatim, Ashari Bertekad Kembangkan Potensi Tanah Kelahirannya

Jadi Anggota DPRD Jatim, Ashari Bertekad Kembangkan Potensi Tanah Kelahirannya
Anggota DPRD Jatim Dapil XIV Madura dari partai NasDem. (muhlis)

SAMPANG, koranmadura.com – Lolos dalam kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, H Mohammad Ashari, putra daerah asal Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, resmi dilantik dan disumpah menjadi salah satu anggota DPRD Jatim Daerah pemilihan (Dapil) XIV Madura dari partai Nasional Demokrat (NasDem).

Kak Toan Asahari sapaan akrab H Mohammad Ashari yang sebelumnya bergelut usaha garam rakyat serta pengadaan barang dan konstruksi kini mengemban amanah sebagai penyalur aspirasi rakyat di kursi parlemen selama lima tahun ke depan dengan bekal perolehan 126.678 suara di Madura.

Kak Toan Ashari mengatakan, dirinya akan berupaya mengemban amanah serta memperjuangkan aspirasi masyarakat. Bahkan dirinya akan berupaya mengawal serta mengembangkan potensi di Kabupaten Sampang, mulai wisata, Pertanian, Garam, kuliner serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Saya yakin jika potensi itu bisa dikelola dan dikembangkan dengan baik. Madura akan maju dan sejajar dengan daerah-daerah lain di Jatim,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, jalan Rajawali Kota Sampang, Senin, 2 September 2019.

Tidak hanya itu, dirinya juga aktif di bidang pengembangan minat dan bakat di Kota Bahari. Bahkan hingga kini tercatat sebagai Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Sampang hingga menjadi pembina yayasan dan guru ngaji. Tak tanggung-tanggung sejumlah atlet berprestasi binaannya mampu membawa medali dan mengharumkan nama Sampang di berbagai kejuaraan.

“Sebagai kader partai dan wakil rakyat saya harus mampu memposisikan diri sebagaimana mestinya, dan paling utama menjadi pengayom dalam bingkai aspirasi masyarakat,” katanya.

Namun kesuksesannya tidaklah didapat dengan instan, perjuangannya menuju kesuksesannya hingga saat ini tentunya tidaklah mudah, Kak toan Ashari sebelumnya juga pernah bekerja di tempat percetakan hingga menjadi kondektur bus di Surabaya.

“Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik. Saya akan berusaha menjalankan fungsi sebagai penyalur aspirasi rakyat sebagai bentuk tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat,” janjinya. (*/MUHLIS/ROS/VEM)

Facebook Comments

Editor:
KOMENTAR

KORAN MADURA

PAMANGGI

KORAN MADURA

LAPORAN KHUSUS

ADVERTISEMENT




error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional