• Koran Madura Channel
  • Relung Hati
  • Oh Ternyata
  • Neter Kolenang
  • Budaya
  • Kesehatan
  • Lapsus
  • Opini
Satu Hati untuk Bangsa
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Madura
    • All
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    Warga Pasean Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Sumur

    Warga Pasean Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Sumur

    Menyelinap ke Kamar Istri Orang, Pemuda di Sampang Diamankan Warga

    Menyelinap ke Kamar Istri Orang, Pemuda di Sampang Diamankan Warga

    Tak Sesuai Target, Anggota DPRD Pamekasan Soroti Capaian PAD Pasar

    Tak Sesuai Target, Anggota DPRD Pamekasan Soroti Capaian PAD Pasar

    Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Kios Terminal Trunojoyo Sampang

    Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Kios Terminal Trunojoyo Sampang

    Hujan Deras Picu Longsor, Sejumlah Rumah Warga di Pamekasan Rusak Parah

    Hujan Deras Picu Longsor, Sejumlah Rumah Warga di Pamekasan Rusak Parah

    Upaya Penyelundupan Narkoba di Lapas Pamekasan Digagalkan, Oknum Petugas Diperiksa

    Upaya Penyelundupan Narkoba di Lapas Pamekasan Digagalkan, Oknum Petugas Diperiksa

    Fraksi PAN DPRD Bangkalan Desak Bupati Lukman Evaluasi Total Birokrasi

    Fraksi PAN DPRD Bangkalan Desak Bupati Lukman Evaluasi Total Birokrasi

    Komitmen Jaga Lingkungan, 2 Anggota DPRD Jatim Ikut Tanam Pohon Bersama PDIP Sumenep di “Bukit Perjuangan”

    Komitmen Jaga Lingkungan, 2 Anggota DPRD Jatim Ikut Tanam Pohon Bersama PDIP Sumenep di “Bukit Perjuangan”

    Jaga Lingkungan, PDI Perjuangan Sumenep Tanam Pohon

    Jaga Lingkungan, PDI Perjuangan Sumenep Tanam Pohon

    • Bangkalan
    • Sampang
    • Pamekasan
    • Sumenep
  • Politik
    • Pilpres
    • Pileg
    • Pilkada
    • Pilkades
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pamanggi
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Wisata
Satu Hati untuk Bangsa
  • News
    • Internasional
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Madura
    • All
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    Warga Pasean Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Sumur

    Warga Pasean Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Sumur

    Menyelinap ke Kamar Istri Orang, Pemuda di Sampang Diamankan Warga

    Menyelinap ke Kamar Istri Orang, Pemuda di Sampang Diamankan Warga

    Tak Sesuai Target, Anggota DPRD Pamekasan Soroti Capaian PAD Pasar

    Tak Sesuai Target, Anggota DPRD Pamekasan Soroti Capaian PAD Pasar

    Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Kios Terminal Trunojoyo Sampang

    Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Kios Terminal Trunojoyo Sampang

    Hujan Deras Picu Longsor, Sejumlah Rumah Warga di Pamekasan Rusak Parah

    Hujan Deras Picu Longsor, Sejumlah Rumah Warga di Pamekasan Rusak Parah

    Upaya Penyelundupan Narkoba di Lapas Pamekasan Digagalkan, Oknum Petugas Diperiksa

    Upaya Penyelundupan Narkoba di Lapas Pamekasan Digagalkan, Oknum Petugas Diperiksa

    Fraksi PAN DPRD Bangkalan Desak Bupati Lukman Evaluasi Total Birokrasi

    Fraksi PAN DPRD Bangkalan Desak Bupati Lukman Evaluasi Total Birokrasi

    Komitmen Jaga Lingkungan, 2 Anggota DPRD Jatim Ikut Tanam Pohon Bersama PDIP Sumenep di “Bukit Perjuangan”

    Komitmen Jaga Lingkungan, 2 Anggota DPRD Jatim Ikut Tanam Pohon Bersama PDIP Sumenep di “Bukit Perjuangan”

    Jaga Lingkungan, PDI Perjuangan Sumenep Tanam Pohon

    Jaga Lingkungan, PDI Perjuangan Sumenep Tanam Pohon

    • Bangkalan
    • Sampang
    • Pamekasan
    • Sumenep
  • Politik
    • Pilpres
    • Pileg
    • Pilkada
    • Pilkades
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pamanggi
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Wisata
No Result
View All Result
Satu Hati untuk Bangsa
No Result
View All Result
  • News
  • Madura
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pamanggi
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Wisata
Home Berita Utama

Said Abdullah: Hapus Kuota Impor, Benahi Distorsi Harga

Koran Madura by Koran Madura
09/04/2025
in Berita Utama, Ekonomi
Said Abdullah: Hapus Kuota Impor, Benahi Distorsi Harga

Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, KORANMADURA.COM – Presiden Prabowo Subianto merespon permintaan para pengusaha untuk melakukan reformasi atas kebijakan impor, khususnya yang menyangkut hajat hidup orang banyak, yakni menghapus kebijakan kuota impor.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah mengatakan sistem kuota kebijakan impor selama ini seringkali menjadi ajang berburu rente, antara pemilik otoritas dengan pengusaha kroninya.

Said mencatat sejumlah kasus hukum yang melibatkan penyalahgunaan kewenangan bermula dari pelaksanaan kebijakan kuota impor, seperti kasus kuota impor beras tahun 2007, kasus kuota impor daging sapi tahun 2013, kasus kuota impor gula kristal tahun 2015, kasus kuota impor bawang putih tahun 2019.

Munculnya sederet kasus ini jelas Said membuat Banggar DPR pada 21 Februari 2020 sudah meminta pemerintah untuk mengubah kebijakan impor dengan sistem kuota menjadi penerapan impor berbasis tarif.

BacaJuga :

Jaga Lingkungan, PDI Perjuangan Sumenep Tanam Pohon

Ratusan Warga Kepung Polda Jatim, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pencabulan Oknum Lora Bangkalan

Hujan Lebat Picu Longsor, Akses Jalan Desa Karang Penang Onjur Sampang Terputus

Target PAD Pasar Tak Tercapai, Disperindag Pamekasan Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Karena pentingnya perubahan kebijakan impor ini, maka pada tanggal 17 Maret 2024, Banggar DPR kembali mendorong pemerintah untuk mengubah kebijakan impor dari sistem kuota menjadi pengenaan tarif.

“Dengan bertumpu pada kebijakan tarif, selain mendapatkan barang impor yang lebih fair dan kompetitif, pemerintah juga berpeluang mendapatkan penerimaan negara terutama dari bea masuk,” jelasnya.

Namun demikian ujar politikus senior PDI Perjuangan ini, khusus untuk barang barang impor komoditas hajat hidup orang banyak perlu mendapatkan pembebasan tarif.

Kini, setelah ramai dengan kebijakan tarif yang diberlakukan oleh Presiden Trump terhadap banyak negara, Presiden Prabowo menangkap denyut aspirasi para pengusaha.

Saat bertemu dengan para pengusaha pada Selasa, 8 April 2025 kemarin, Presiden Prabowo memerintahkan agar menghapus kebijakan kuota impor untuk barang barang yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Arahan Presiden Prabowo ini tentu menjadi angin segar bagi perbaikan kebijakan impor,” tuturnya.

Momentum ini juga bisa menjadi reformasi menyeluruh atas kebijakan perdagangan internasional Indonesia, antara lain;

Pertama, secara makro, kebijakan impor harus mempertimbangkan trade balance agar neraca perdagangan tetap surplus. Langkah ini sekaligus untuk menjaga agar cadangan devisa tetap terjaga dengan baik. Kebijakan tarif yang dilakukan oleh Presiden Trump saat ini salah satu tujuannya adalah menjaga agar neraca perdagangan mereka tidak defisit kian mendalam.

Kedua, kebijakan impor hendaknya diletakkan sebagai barang substitusi sementara waktu, karena ketiadaannya didalam negeri. Namun kedepannya Indonesia mampu memenuhi kebutuhan atas barang barang impor dengan produksi sendiri, dengan arah strategisnya kita bisa menjadi negara yang relatif mandiri, setidaknya dari sektor primer, yakni pangan dan energi.

Ketiga, kebijakan impor harus mempertimbangkan arah kebijakan lain untuk memperkuat industri nasional, dengan arah strategis semakin upaya memperkuat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang semakin besar porsinya. Kita harus belajar dari tergerusnya produk tekstil nasional karena banjirnya produk impor tidak terulang, apalagi terjadi di sektor sektor lainnya.

Keempat, karena makin kompleksnya kebutuhan terhadap produk barang dan jasa, serta kait mengait dari rantai pasok, hendaknya pemerintah dan pelaku usaha tidak menyandarkan kebutuhan impor barang dan jasa dari negara tertentu, akan tetapi perlu memperluas dari beberapa negara, sehingga pemerintah dan pelaku usaha memiliki berbagai alternatif negara tujuan impor. Langkah ini untuk menghindari ketergantungan impor terhadap negara tertentu.

Kelima, deregulasi kebijakan impor, khususnya dari sektor pangan dan energi kita harapkan mempermudah akses rakyat terhadap komoditas tersebut, tetapi juga tingkat harga yang lebih terjangkau, sehingga barang impor yang menjadi public good tidak menjadi beban ekonomi rakyat dan fiskal pemerintah.

Keenam, Indonesia telah meratifikasi perjanjian Free Trade Agreement (FTA) setidaknya dengan 18 negara dengan berbagai skema, baik bilateral, regional maupun multilateral. Skema FTA ini harus mampu meningkatkan Revealed Comparative Advantage (RCA) barang barang Indonesia, dengan demikian manfaat kita meratifikasi FTA memberi manfaat scale up perekonomian nasional. (HARD)

Tags: KETUA BANGGAR SAID ABDULLAHKuota ImporSaid Abdullahsaid banggarsaid pdip
Next Post
Bupati Sumenep Dorong ASN Peduli Persoalan Sekitar

Bupati Sumenep Dorong ASN Peduli Persoalan Sekitar

Trending

  • Kinerja Pelayanan Publik Bangkalan Merosot, Fraksi Demokrat Tegur Bupati Lukman

    Kinerja Pelayanan Publik Bangkalan Merosot, Fraksi Demokrat Tegur Bupati Lukman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Layani BPJS Kesehatan, Ini Jadwal Dokter Spesialis RS BHC Sumenep

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RS BHC Sumenep Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan, Akses Layanan Kesehatan Makin Luas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usai Ditemui Utusan Ponpes, Korban Pelecehan Seksual di Bangkalan Dilaporkan Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fraksi PAN DPRD Bangkalan Desak Bupati Lukman Evaluasi Total Birokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Laporan Khusus

  • All
  • Lapsus

Warga Pasean Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Sumur

Menyelinap ke Kamar Istri Orang, Pemuda di Sampang Diamankan Warga

Tak Sesuai Target, Anggota DPRD Pamekasan Soroti Capaian PAD Pasar

Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Kios Terminal Trunojoyo Sampang

Hujan Deras Picu Longsor, Sejumlah Rumah Warga di Pamekasan Rusak Parah

Upaya Penyelundupan Narkoba di Lapas Pamekasan Digagalkan, Oknum Petugas Diperiksa

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap

© 2025 Koran Madura - Hak Cipta Dilindungi

No Result
View All Result
  • Koran Madura Channel
  • Relung Hati
  • Oh Ternyata
  • Neter Kolenang
  • Budaya
  • Kesehatan
  • Lapsus
  • Opini

© 2025 Koran Madura - Hak Cipta Dilindungi