SAMPANG, koranmadura.com – Aksi percobaan pencurian sepeda motor terjadi di halaman Masjid Akbar Al-Jihad, Jalan Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Sabtu, 21 Juni 2025. Beruntung, aksi tersebut gagal dan sepeda motor tidak sempat dibawa kabur pelaku.
Peristiwa yang terjadi pada sore hari tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di area masjid. Dalam rekaman terlihat seorang pria mengenakan sarung dan jaket hoodie berusaha membobol sepeda motor matik jenis Honda Beat milik jamaah masjid dengan cara merusak lubang kunci. Namun, upaya pelaku tidak membuahkan hasil. Ia pun langsung meninggalkan lokasi begitu aksinya tak berhasil.
Takmir Masjid Akbar Al-Jihad, H. Mahmud, membenarkan insiden tersebut terjadi saat salat Ashar berjemaah tengah berlangsung. Menurutnya, pelaku langsung mengarah ke parkiran masjid sesaat setelah masuk area halaman.
“Peristiwa itu terjadi saat salat ashar berjemaah, terus kemudian pelaku datang dari luar dan langsung menuju ke sepeda jemaah. Tampaknya pelaku mencoba membobol lubang kunci sepeda hingga tiga kali. Tapi karena tidak bisa, pelaku kemudian keluar. Sementara peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polisi,” katanya, Selasa, 24 Juni 2025.

Kapolsek Sampang Kota, Iptu Indarta, membenarkan adanya laporan percobaan pencurian tersebut. Ia mengatakan, motor yang menjadi target adalah milik H. Ihsan (65), warga setempat yang sedang menjalankan ibadah.
“Takmir masjid datang ke sini menyampaikan peristiwa percobaan pencurian yang terjadi di masjid Jhu’lanteng, Kelurahan Banyuanyar. Dan alhamdulillah, kendaraannya masih ada karena memang ada sesuatu hal sehingga sepedanya tidak berhasil dibawa. Tapi sepeda tersebut dirusak dan memang ada percobaan pencurian,” katanya.
Sementara untuk identitas pelaku, Iptu Indarta mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Sampang. Sedang wajah pelaku telah tampak terekam CCTV.
“Untuk identitas pelaku masih kami dalami, karena memang pelaku wajahnya terekam CCTV. Dan pastinya Reskrim akan berkoordinasi dengan Polsek jajaran dan mungkin pula nantinya Polsek jajaran mengetahui identitasnya,” pungkasnya. (MUHLIS/DIK)











