SAMPANG, koranmadura.com – Sebuah jembatan penghubung antara Desa Pancor dan Desa Karanganyar di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, ambruk setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama beberapa hari terakhir.
Jembatan sepanjang sekitar 9 meter yang berada di Dusun Kemereh, Desa Pancor, mengalami kerusakan parah dan tidak bisa lagi dilalui kendaraan.
“Jembatan ambruk itu terjadi sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB, di saat di Desa tersebut diguyur hujan lebat,” ujar Moh. Hozen, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Sampang, mewakili Kalaksa BPBD, pada Kamis, 12 Juni 2025.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, jembatan yang rusak itu merupakan jalur vital yang sering digunakan masyarakat sebagai akses transportasi utama antar desa.
“Selain jembatan yang ambruk, kala itu juga memicu terjadinya tebing longsor di Dusun Derbing, Desa Pancor dengan panjang kurang lebih 40 meter dan ketinggian longsor mencapai kurang lebih 15 meter,” katanya.
Menindaklanjuti kejadian ini, tim gabungan dari BPBD Sampang, termasuk bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR), telah melakukan asesmen lapangan dan pendataan kerusakan.
“Peristiwa ini juga telah dipantau oleh Pj Kades serta perangkat desa setempat,” pungkasnya. (MUHLIS/DIK)











