SAMPANG, koranmadura.com – Sebuah kapal jenis slerek milik nelayan asal Dusun Pesisir Barat, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, karam akibat cuaca buruk pada Sabtu, 19 Juli 2025, dini hari.
Informasi yang dihimpun, kapal yang karam akibat cuaca buruk tersebut milik H. Aziz (55), warga setempat, dan tenggelam dalam posisi terbalik di perairan dekat bibir pantai desa tersebut, setelah sebelumnya sempat lego jangkar usai melaut pada Jumat malam, 18 Juli 2025 sekitar pukul 21.00 WIB.
“Pagi harinya, sekitar pukul 04.00 WIB, pemilik kapal tidak lagi mendapati kapalnya di lokasi. Setelah dicek, ternyata kapal dalam posisi terbalik di kedalaman sekitar 6 meter,” kata Moh. Hozin, selaku Kasi Kedaruratan dan Logistik (KL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Minggu, 20 Juli 2025.
Menurutnya, setelah menerima laporan kejadian pada pukul 12.49 WIB, BPBD Sampang langsung menerjunkan tim ke lokasi dipimpin langsung Kasi Kedaruratan dan Logistik dengan membawa sejumlah peralatan penyelaman.
Proses evakuasi dilakukan dengan cara penyelaman untuk mengikatkan tali dan memasang drum pengapung sebagai upaya mengangkat kapal ke permukaan.
“Posisi kapal sudah berhasil dibalik dan dibuat terapung, namun belum sepenuhnya berhasil dievakuasi ke daratan,” tambah Moh Hozen, mewakili Kalaksa BPBD Sampang.
Sekadar diketahui, proses evakuasi melibatkan unsur BPBD Sampang, Polsek Camplong, dan masyarakat sekitar. (MUHLIS/FAT)











