BANGKALAN, koranmadura.com – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan, Jawa Timur, menggelar prosesi wisuda ke-39 bagi program magister, sarjana, dan diploma pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sebanyak 1.979 lulusan resmi diwisuda dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut.
Prosesi wisuda dilaksanakan dalam dua sesi. Pada sesi pertama terdapat 987 wisudawan, sementara sisanya 992 wisudawan akan mengikuti prosesi pada Minggu, 24 Agustus 2025.
Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, menegaskan bahwa momentum wisuda bukan hanya penanda berakhirnya perjalanan akademik, melainkan awal tanggung jawab baru sebagai insan intelektual di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya meneladani nilai luhur Ki Hajar Dewantara dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ajaran Ki Hajar Dewantara yaitu di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, dan di belakang memberi dorongan. Ajaran ini perlu kita teladani bersama,” ujarnya.
Guru besar bidang hukum perundang-undangan itu juga mengingatkan, para alumni adalah wajah UTM di masyarakat. Karena itu, ia berharap lulusan mampu menjaga nama baik almamater dan mengamalkan ilmu dengan penuh tanggung jawab.
“Saudara adalah cerminan dari kampus ini. Maka, amalkan ilmu yang telah diperoleh dengan tanggung jawab dan kualitas terbaik.,” pesannya penuh harap.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar perpisahan, melainkan juga refleksi atas kontribusi nyata pendidikan tinggi bagi kemajuan bangsa.
“UTM menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan lulusan yang tak hanya siap kerja, tetapi juga siap berkarya dan menginspirasi,” kata dia. (MAHMUD/DIK)











