SAMPANG, koranmadura.com – uaca ekstrem kembali menyebabkan rumah warga roboh di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Kali ini, musibah menimpa rumah milik seorang janda bernama Mutmainah (45), warga Dusun Karongan, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, saat warga laki-laki sedang menunaikan ibadah salat Jumat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena pemilik rumah sedang duduk di teras rumah tetangganya ketika bangunan seluas 6×5 meter itu ambruk.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Fajar Arief, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, membenarkan adanya kejadian rumah roboh tersebut.
“Beruntung tidak ada korban jiwa. Saat rumahnya roboh, pemilik sedang berada di rumah tetangganya yang tidak jauh dari lokasi,” ujar Hozin.
Ia menjelaskan, selain akibat cuaca ekstrem, kondisi bangunan rumah tersebut memang sudah tua dan rapuh, sehingga sangat memungkinkan ambruk saat diguyur angin kencang dan hujan deras.
“Setelah mendapat laporan, kami bergerak ke lokasi guna melakukan assesment serta melakukan pendataan bersama bidang Rehabilitasi BPBD, serta bersama Pj kades setempat. Kami pun juga memindahkan puing-puing bangunan dan menyalurkan logistik kedaruratan,” bebernya.
BPBD Sampang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sampang.
“Kami berharap kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap cuaca ekstrem saat ini,” katanya. (MUHLIS/DIK)











