SUMENEP, koranmadura.com – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep menyebut, kasus campak yang sempat merebak beberapa waktu lalu kini sudah berhasil dikendalikan.
Berdasarkan data Dinkes P2KB, seluruh puskesmas di wilayah Sumenep tidak lagi mencatatkan kasus campak sejak 29 September 2025.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, mengatakan, kondisi ini menjadi tanda positif atas kerja keras petugas kesehatan di lapangan.
“Sejak akhir September, semua puskesmas sudah tidak melaporkan adanya kasus campak baru,” kata Syamsuri.
Meski begitu, sambungnya, Dinkes P2KB Sumenep tetap terus memantau potensi kemunculan gejala serupa di masyarakat.
“Meski situasi sudah terkendali, kami tetap waspada. Terutama dalam memastikan gejala-gejala serupa yang muncul bukan merupakan kelanjutan dari kasus campak sebelumnya,” ujarnya.
Dinkes P2KB memastikan, pemantauan lapangan akan terus dilakukan secara berkala meskipun tren kasus sudah melandai. (FATHOL ALIF/DIK)











