SAMPANG, koranmadura.com – Sebuah rumah gubuk milik pasangan lanjut usia (lansia) Maon (64) dan Samina (62) di Dusun Kamarong, Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, roboh pada Sabtu (18/10/2025) sore akibat angin kencang dan kondisi bangunan yang sudah tua. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Fajar Arief, melalui Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik (KL), Mohammad Hozin, membenarkan adanya rumah roboh akibat cuaca ekstrem. Namun, Hozin menyebut, kondisi rumah gubuk berukuran 5 meter persegi tersebut memang sudah tua dan sangat rentan.
“Kejadian rumah roboh itu terjadi pada Sabtu, 18 Oktober lalu sekitar pukul 15.00 WIB, saat itu di wilayah tersebut terjadi cuaca ekstrem,” kata Mohammad Hozin pada Selasa (21/10/2025).
Hozin menambahkan, lokasi rumah milik pasangan lansia itu sangat sulit dijangkau kendaraan roda empat.
Setelah menerima laporan, tim BPBD Sampang langsung melakukan survei ke lokasi pada Senin (20/10/2025) siang. Selain survei, pihaknya juga menyalurkan berbagai logistik kedaruratan kepada korban.
“Kami menyalurkan perlengkapan makanan, matras, hingga peralatan masak yang dapat segera dimanfaatkan oleh korban,” jelas Mohammad Hozin.
Lebih lanjut, Hozin menyampaikan bahwa BPBD telah melakukan asesmen serta pendataan bersama bidang rehabilitasi dan rekonstruksi. Saat tim tiba di lokasi, istri Pak Maon, Samina, ditemukan dalam kondisi sakit.
“Memang tidak ada korban jiwa saat peristiwa terjadi. Kondisi istri Pak Maon yang sakit serta mereka yang tidak memiliki keturunan, tentu sangat memerlukan uluran tangan dari semua pihak,” pungkasnya. (Muhlis/fine)











