PAMEKASAN, koranmadura.com – Seorang pemuda ditemukan tewas bersimbah darah di depan Masjid Agung Asyuhada, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Minggu, 9 November 2025, dini hari.
Video yang memperlihatkan kondisi korban beredar luas di berbagai grup aplikasi perpesanan, sehingga menimbulkan beragam reaksi dan spekulasi di tengah masyarakat.
Salah satu relawan dari Chandra Kirana, organisasi sosial yang kerap membantu penanganan korban kecelakaan dan bencana, membenarkan adanya peristiwa itu.
Menurutnya, selain pemuda yang ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa, terdapat dua korban lain dalam kejadian tersebut. Keduanya juga telah dibawah ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.
Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan pihaknya masih berupaya mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan memastikan identitas para korban.
“Polisi masih bergerak cepat, masih melakukan penyelidikan. Tunggu nanti saja ya,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti penyebab kematian korban di balik peristiwa tersebut. SUDUR/FAT











