BANGKALAN, koranmadura.com – Sosialisasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang SMP yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan di SMPN 2 Bangkalan pada 18–21 November 2025 diduga tidak berjalan sesuai perencanaan awal.
Kegiatan yang menelan anggaran sebesar Rp30 juta tersebut disebut hanya berlangsung selama dua hari, bukan empat hari sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan. Perbedaan antara rencana dan realisasi pelaksanaan ini pun memunculkan sejumlah pertanyaan di tengah publik.
Pemangkasan durasi kegiatan dinilai berpotensi mengurangi substansi sosialisasi. Selain itu, langkah tersebut dianggap bertolak belakang dengan semangat pembenahan tata kelola pendidikan yang selama ini digaungkan Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Kepala Disdik Bangkalan, Muhammad Yakub, mengaku tidak mengetahui adanya pemangkasan waktu kegiatan tersebut. Ia menyebut, berdasarkan pengetahuannya, sosialisasi TKA tetap dilaksanakan selama empat hari.
“Tanyakan ke PPTK (pejabat pelaksana teknis kegiatan). Seingat saya malah empat hari,” ujar Yakub saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat, 12 Desember 2025.
Yakub juga mengakui bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut sangat terbatas. Ia hanya hadir saat pembukaan dan tidak mengikuti seluruh rangkaian acara hingga penutupan.
“Saya biasanya hanya buka saja. Tidak hadir saat penutupan,” katanya singkat.
Sementara itu, PPTK Sosialisasi TKA SMP, Rahmat Hidayat, membenarkan bahwa kegiatan tersebut awalnya dirancang berlangsung selama empat hari. Namun, menurutnya, durasi pelaksanaan dipangkas menjadi dua hari atas permintaan forum peserta.
“Kegiatan resminya dua hari, tapi teman-teman tetap ke lokasi. Ada desk sekolah, seperti laporan BOS,” ujarnya.
Meski demikian, pemangkasan kegiatan yang telah dianggarkan Rp30 juta tersebut memicu spekulasi publik terkait kesesuaian antara realisasi kegiatan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Rahmat Hidayat menegaskan bahwa anggaran tetap digunakan sesuai perencanaan, meski terjadi perubahan teknis pelaksanaan.
“Masih sesuai RAB. Kegiatan resminya dua hari, tapi ada tindak lanjut dua hari berikutnya,” dalihnya. (MAHMUD/DIK)











