SAMPANG, koranmadura.com – Kasus hilangnya aset daerah milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, hingga kini belum terungkap.
Satu unit mesin hand tractor merek Quick G 3000 Zeva itu belum juga ditemukan, meski laporan resmi telah dilayangkan ke kepolisian.
Aset daerah tersebut dilaporkan hilang pada Sabtu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 07.36 WIB. Menyusul kejadian itu, pihak Disperta KP langsung melaporkan kehilangan tersebut ke Mapolres Sampang.
Namun, lebih dari sebulan berselang, pengungkapan kasus itu belum menunjukkan kejelasan. Aparat kepolisian masih mendalami perkara tersebut.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengatakan proses penyelidikan masih terus berjalan. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor) terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian.
“Penyidik masih menunggu hasil labfor terkait rekaman CCTV yang ada di lokasi atau di TKP,” ujar AKP Eko Puji Waluyo, Senin, 2 Februari 2026.
Sejauh ini, kata AKP Eko, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus hilangnya aset daerah tersebut.
“Penyidik sudah memeriksa saksi lebih dari empat orang. Jadi harap bersabar, karena pengungkapan kasus ini masih terus berlanjut,” pungkasnya.
Untuk diketahui, hilangnya aset daerah berupa alsintan tersebut bukan kali pertama terjadi. Peristiwa ini tercatat sebagai kehilangan aset daerah untuk kedua kalinya di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Sampang. (MUHLIS/D4N)









