SUMENEP, koranmadura.com — Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah rumah warga di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu, 1 Februari 2026.
Sejumlah rumah warga yang terdampak cuaca ekstrem itu tersebar di empat dusun, yaitu Rengperreng, Moralas, Berru, dan Dunggaddung. Informasi awal menyebut bahwa tingkat kerusakan yang dialami bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.
Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan hujan deras dan angin kencang terjadi dalam durasi singkat, namun cukup kuat hingga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan milik warga.
Menurut Faruk, setelah mendapat laporan, pemerintah desa langsung mendatangi lokasi untuk memastikan semua warga dalam kondisi aman.
“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi dan memastikan keselamatan masyarakat,” katanya.
Farus belum bisa memastikan jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat insiden tersebut. “Pendataan masih berjalan di setiap dusun,” ujarnya.
Faruq menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pengecekan dan asesmen awal.
“Tidak ada korban jiwa. BPBD sudah melihat langsung kondisi di lapangan,” tambahnya. FATHOL ALIF









