SUMENEP, koranmadura.com – Warga di kawasan Jalan Trunojoyo, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia (lansia) di dalam rumahnya.
Korban diketahui bernama Misriyadi (65), yang ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kamarnya pada Selasa, 24 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.
Penemuan nahas ini pertama kali terungkap dari kecurigaan adik kandung korban, Sirriyani. Lantaran tengah menderita sakit stroke dan kesulitan beraktivitas, Sirriyani meminta tolong kepada tetangganya yang bernama Siyama untuk mengecek kondisi sang kakak.
Kekhawatiran itu muncul karena Misriyadi diketahui sudah sekitar lima hari tidak pernah terlihat keluar dari kamarnya.
Saat Siyama memberanikan diri mengecek langsung ke kamar korban di Jalan Trunojoyo Gang I, RT 001/RW 001, Kelurahan Pajagalan, ia mendapati Misriyadi sudah terbujur kaku dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan tersebut sontak membuat geger dan langsung dilaporkan kepada Ketua RT setempat, yang kemudian meneruskan informasi itu ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan dari warga, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sumenep segera meluncur ke lokasi kejadian. Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, mengonfirmasi insiden penemuan mayat tersebut.
“Begitu menerima laporan, kami langsung memerintahkan jajaran untuk mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta melakukan langkah-langkah penyelidikan awal sesuai prosedur,” terang AKBP Anang.
Jenazah Misriyadi kemudian dievakuasi oleh petugas menuju RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima kepergian korban sebagai takdir dan menolak keras untuk dilakukan visum et repertum maupun autopsi menyeluruh.
“Meski pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi, dari hasil pemeriksaan luar, kami tetap memastikan bahwa peristiwa kematian korban ini murni musibah dan tidak mengandung unsur tindak pidana kekerasan,” tegas Kapolres.
Menutup keterangannya, AKBP Anang mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi warga di lingkungan sekitar, dan segera melapor ke call center kepolisian apabila mengetahui kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat. (FATHOL ALIF)











