PAMEKASAN, koranmadura.com – Nasib tragis menimpa dua orang remaja asal Kecamatan Waru. Keduanya dilaporkan meregang nyawa usai terlibat kecelakaan maut tunggal di ruas Jalan Raya Desa Tagangsar Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, pada Kamis pagi, 26 Maret 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.
Insiden mematikan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor matik Honda Vario berwarna hitam dengan pelat nomor M 4637 CT. Kerasnya benturan mengakibatkan sang pengemudi dan penumpangnya tewas seketika di lokasi kejadian (TKP).
Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, mengonfirmasi kebenaran peristiwa nahas tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP dari Unit Laka Satlantas dan keterangan para saksi mata, motor tersebut dikendarai oleh Samsul Zainal (19) yang tengah berboncengan dengan Halimatus Sa’diyah (18). Keduanya diketahui merupakan warga Desa Bajur, Kecamatan Waru.
“Sepeda motor korban awalnya melaju dari arah utara menuju ke selatan. Namun, saat melintasi kontur jalan yang menanjak, pengendara diduga kuat kehilangan kendali (out of control) hingga akhirnya oleng dan menabrak pembatas jalan di sisi kiri,” ungkap Ipda Yoni membeberkan kronologi, Kamis, 26 Maret 2026.
Akibat hantaman keras ke pembatas jalan tersebut, kedua korban terpental dan mengalami luka fatal di sekujur tubuh. Keduanya pun langsung dinyatakan meninggal dunia (MD) sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis. Ironisnya, meski merenggut dua nyawa, kendaraan roda dua milik korban tercatat hanya mengalami kerusakan ringan dengan taksiran kerugian materiil sekitar Rp5 juta.
Merespons laporan warga, petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Pamekasan bersama personel Polsek Pasean langsung meluncur ke lokasi kejadian. Petugas dengan sigap mengamankan area TKP, mengevakuasi jenazah korban, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengamankan bangkai kendaraan sebagai barang bukti penyidikan.
Mewakili institusi kepolisian, Ipda Yoni menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada pihak keluarga korban. Ia sekaligus menitipkan peringatan keras kepada seluruh pengguna jalan agar menjadikan tragedi ini sebagai pelajaran berharga.
“Kami mengimbau keras para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, agar selalu ekstra waspada saat melintas di jalur-jalur rawan seperti tanjakan, turunan, maupun tikungan tajam. Pastikan kondisi fisik tubuh dan kelaikan kendaraan selalu dalam keadaan prima agar terhindar dari kecelakaan fatal,” pungkasnya memberikan warning. (Sudur/fine)










