Menu

  • Keheningan

    Puisi: Ismi Ralda*   Angin nan jauh dipelupuk mata Menatap sayu bergejolak rindu Tiada atas menggapai rasa Waktu mengalir bagai
    Budaya, Puisi
  • Cuap Langit Siang Malam

    Puisi: Husnayain* Tonggak kukuh kerap kaku di kuku langit Mengusap lebam lebih lembut lebah rembulan Terjebak kekar kasar keram pada
    Budaya, Puisi
  • Puisi-puisi Maisyaroh El-Shoby*

    Syahadat Cinta   Aku tak begitu yakin Doa malaikat mengamini cinta yang jauh Dalam remang tak terbaca Membajak buih di
    Budaya, Puisi
  • Puisi-Puisi Ali Munir S.

    Pelabuhan Senja Di satu titik pelabuhan senja Kita mengukir sekian harapan Menyuburkan benih-benih rindu Dalam bayangan cahaya bulan Di sana,
    Budaya, Puisi
  • Sajak-sajak Ardy.Ach

    Pejalan Kaki Aku menjelma Tuhan Yang dihujat manusia Kala menderita Dari bibirmu Aku menjelma kera Hanya dengan nama Didera paranoia
    Puisi
  • Sajak-sajak Ariza Qanita

    Fiktif Merdeka Merdeka Kau sorakkan merdeka Kau agungkan merdeka Tapi merdeka Hanyalah fiktif belaka Disaat rakyat masih menderita Berada di
    Puisi
  • Sajak-sajak Ali Munir S.

    Aku Anak Pulau Akulah anak pulau Yang lahir dari sinar matahari Merajut perahu untuk berlayar Mencari mutiara di lautan Telah
    Puisi
  • Sajak-sajak Eddy Pranata PNP

    Sesayat Sunyi setiap turun hujan lebat buru-buru sesayat sunyi kaukalungkan ke leherku sesayat sunyi yang tipis memanjang serupa sembilu dan
    Puisi
  • Sajak-sajak Masmuni Mahatma

    ZIARAH Setangkup ombak di ranting sunyi Lari-lari intip teriakan bumi Gelagat mata ikan Jengkal taruhan iman Kau tumbuh Aku ketinggal
    Puisi
  • Sajak-sajak An Najmi

    Menjemput Ingatan kemarin, kau serupa jumputan, yang diam di batas ingat padahal kau rutin memahat, dan kulihat seribu kenang telah
    Puisi
  • Sajak-sajak Irianti D

    Mencari Lailatul Qadar Di keheningan dalam pekatnya malam Menunduk dalam dekapan sajadahku Mengatup dalam diam Melepaskan jiwaku dalam sujudku Maafkan
    Puisi
  • Sajak-sajak Fernanda Rochman Ardhana

    Hikayat Nurbaya Dari jalan-jalan yang mulai memudar di hadapnya, gadis itu hanya menyisakan satu arah dengan kedua mata yang gagap
    Puisi
  • Sajak-sajak Sultan Emriss dee Mirza Prayoga

    Yang Punah Juga Kita ——– Aku terbenam sendiri Di kota Sodom dan Gomora yang abadi: ——– Malaikat kecil menangis Dengan
    Puisi
  • Sajak-sajak Rara Zarary

    PEREMPUAN MADURA BERBICARA Halimah masih menikmati harum tanah lahirnya yang basah dari cerita ceria, bu Biarkan dia tertawa, menangis, bersorak,
    Puisi
  • Sajak-sajak Muhammad Husein Heikal

    Kunjungan Sapardi : buat Sapardi Joko Damono Datang jua, dirimu yang renta Penyair tua terbata-bata Menatih kata: setia Ah, bahkan
    Puisi
  • Sajak-sajak Sintha Rosse

    JEJAK AMARAH Berlalulah segala damaiku pada jiwa yang tak kuasa menolak murka tersisa sesal kian membuncah dan gelisah menerpa wajah
    Puisi
  • Sajak-sajak MH Kholis

    Jalan Setapak kabarkanlah pada desaku tentang angin yang selalu meniup rindu pada bentangan sawah dan rerumputan kering juga gunung yang
    Puisi
  • Sajak-sajak Achmad Fathoni

    Bicara Waktu Waktu yang manis Sedangkan waktu tak kunjung mendarat ia asik bersembunyi di dinginnya bakau yang mulai mengering aku
    Puisi
  • Sajak-sajak Abdullah Mamber

    Rindu Aroma Surga Benih rinduku padamu Sebiji huldi pohon larangan Terbawa lidah Hawa Ketika terusir dari surga ;Biji terlempar Pada
    Puisi
  • Sajak-sajak Rochman Ardhana

    Hikayat Kita Nay, mungkin aku tak mengenalnya tentang cerita yang terpangkas ragu bersemayam di bilik hasratmu yang memburu berbalas waktu
    Puisi
  • Sajak-sajak Masmuni Mahatma

    SAJAK CEMARA I Surat cemara dan bisikan pasir Kuterima kala jeda zikir Angin kubiarkan kemasi sajak-sajak berlemak Di muara pantai
    Puisi
  • Sajak-sajak Real Teguh

    Memorabilia Senja Matahari puang dengan tenang membekas senja merona berjuta aura maghrib begitu luruh bait-bait adzan menggema utuh alam bertasbih
    Puisi
  • Sajak-sajak Muhammad Husein Heikal

    Hanya-Nya meratapi batas jiwa yang tiba-tiba retas desau dauh resah desau ranting patah desau hati gelisah mengadukan kekalahan ini apakah
    Puisi
  • Sajak-sajak Jasman Bandul

    MENDAYUNG KENANG (kepada Karnila) Laut teduh kembali Seteduh pertemuan kita Setelah jarak dan waktu melangkaui Tak ada badai menerpa Dan
    Puisi
  • Sajak-sajak BH. Riyanto

    Ayat-ayat Api Api di lampu minyak Api di tungku api di dapur ibu Api kompor Api listrik Api di rumah
    Puisi
  • Sajak-sajak Ubay Ananta

    Bukit yang Gelisah Cerita di atas lembaran daun Jatuh perlahan di antara kegelisahan Yang membisikkan nada rindu Pada keringnya musim
    Puisi
  • Sajak-sajak Rochman Ardhana

    Menitis Rongga Sepasi Setangkai kamboja mendekap pusara penanda hening kisah: tak rekah antara kita, waktu serta bilangan senja yang menjerit
    Puisi
  • Sajak-sajak Rudi Santoso

    Wanita Serupa pelangi Kau wanita serupa pelangi Yang selalu ku hendaki datang dalam mimpiku Kau wanita Serupa pelangi Yang sering
    Puisi
  • Sajak-sajak Aidah Lembayung Senja

    Subuh Bergetar Rindu Saat hati termamah sepi Saat diri begitu terasing Serupa luka bersemayam di hati Seperti itu aku memendam
    Puisi

KORAN MADURA

KORAN MADURA

KORAN MADURA

PAMANGGI

KORAN MADURA

KORAN MADURA

KORAN MADURA

LAPORAN KHUSUS

error:

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional