
SUMENEP | koranmadura.com – Buntut dari relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari area Taman Bunga (TB) mulai Kamis (7/7) lalu, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Sumenep secara resmi berkirim surat kepada pemerintah setempat. Berharap agar penataan PKL ke depan diperbaiki.
Salah seorang perwakilan dari Kankemenag yang mengantasrkan surat, Senin (11/7), Samsuni mengatakan, maksud dan tujuan Kankemenag berkirim surat tak lain agar Pemkab Sumenep memperbaiki penataan PKL yang buka stan tepat di depan Kankemenag di Jl. Agus Salim.
Setelah relokasi PKL ke depan Kankemenag, menurutnya, aktivitas perkantoran sedikit terganggu. Mobil yang hendak masuk ke halaman kantor sulit untuk masuk karena adanya sejumlah stan. Termasuk Kepala Kankemenag saat hendak keluar-masuk rumah. “Jadi sedikit mengganggu kenyamanan kepala kami,” ujarnya, kemarin.
Tak hanya itu, stan PKL tersebut juga diprediksi akan mengganggu aktivitas siswa MAN Sumenep ketika sudah hari aktif. Sebab, pintu di sebelah utara tertutup oleh stan. Karena itu, Samsuni berharap ke depan pemkab menata lebih rapi lagi PKL yang direlokasi.
Pihaknya berharap, penataan PKL itu dilakukan sebelum tanggal 18 Juli mendatang atau sebelum hari aktif siswa sekolah. “Kami bukan mengkritik. Tapi hanya berharap agar penataan PKL itu diperbaiki. Agar aktivitas pendidikan dan perkantoran di sana tetap berjalan lancar,” harapnya.
Solusi yang ditawarkan, ke depan harus ada bongkar pasang stan PKL. Misalnya pagi hari semua stan yang ada di sepanjang jalan depan Kankemenag dan MAN Sumenep itu dibongkar, kemudian dipasang kembali pada siang hari. “Bahkan, kalau memungkinkan, dimasukkan sekalian ke dalam lapang,” pungkasnya.
Koordinator tim relokasi PKL, Saiful Bahri memastikan, ke depan para PKL di depan Kankemenag dan MAN itu akan ditata dengan rapi. Menurut dia, konsep awalnya memang setiap hari di sepanjang jalan depan Kankemenag dan MAN itu akan selalu bersih dari PKL. Sebab memang akan dilakukan bongkar pasang.
Pelaksanaannya akan dimulai pada Lebaran Ketupat. “Tapi karena PKL sudah mulai melaksanakan kegiatan usahanya, maka kami mengakomodir. Sementara waktu mereka berjualan di pinggir jalan. Yang jelas, pada prinsipnya ke depan setiap hari di sana (tempat PKL berjualan saat ini) akan selalu bersih,” tukas pria yang juga Kepala Disperindag itu.
Menurut Saiful, saat ini pihaknya memang sudah menyiapkan tim bongkar pasang stand. Mereka akan mulai bekerja pada Lebaran Ketupat. Dijelaskan, nantinya stand PKL akan dipasang mulai pukul 14.00 WIB. hingga pukul 22.00 WIB.
“Nanti juga akan ada pengalihan arus khusus kendaraan roda empat. Sementara untuk roda dua yang ingin berkunjung, kami akan sediakan tempat parkir,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/MK)